Senin, 11 Januari 2021

Model Komunikasi Lintas Budaya

 Proses Komunikasi Lintas Budaya

Komunikasi tidak bisa di pandang sekedar sebagai sebuah kegiatan yang menghubungkan manusia saja dalam keadaan pasif, tetapi komunikasi harus di pandang sebagai proses yang menghubungkan manusia melalui sekumpulan tindakan yang terus menerus di perbeharui.Komunikasi itu dinamik,selalu berlangsung ataupun sering berubah-ubah.Itulah salah satu karakteristik komunikasi. Titik berat komunikasi lintas budaya adalah proses komunikasi yang terjadi dalam berbagai macam budaya yang berbeda. Komunikasi lintas budaya merupakan pintu gerbang agar dapat memahami komunikasi antar budaya atau intercultural communication.

Teori Komunikasi Lintas Budaya

a. Face Negotiation Theory

b. Expectancy Violations Theory Expectancy Violations Theory

c. Teori Akomodasi Komunikasi

d. Conversational constraints theory

e. Anxiety/Uncertainty Management Theory

Model Komunikasi

a. One way Process Communication, yaitu suatu proses komunikasi yang berlangsung satu arah, tiadanya timbal balikatau umpan balik seketika terjadinya komunikasi. Komunikasi ini banyak terjadi dalam komunikasi massa.

b. Two way Process Communication, dalam proses ini antara komunikator dan komunikan terjadi saling merumuskan dan saling menerima pesan. Komunikasi ini sering terjadi dalam komunikasi tatap muka dan komunikasi antar persona.

Model komunikasi antar budaya menurut para ahli sebagai berikut :

1. Model Komunikasi Antarbudaya Menurut Porter & Larry A. Samovar Budaya mempengaruhi prilaku komunikasi individu, budaya yang berbeda akan menghasilkan pengaruh serta sifat komunikasi yang berbeda pula. Ketika seorang individu berkomunikasi dengan individu lain yang memiliki kebudayaan berbeda maka makna pesan yang disampaikan komunikator akan berubah mengikuti persepsi budaya komunikan. Misalkan individu dengan budaya A menyampaikan pesan kepada individu dengan budaya B dan budaya C, dimana budaya A dengan budaya B memilki lebih banyak kemiripan sedangkan budaya C memiliki perbedaan yang cukup besar dibanding budaya A. Maka pesan yang diterima B hanya akan sedikit berubah, cukup mendekati pesan asli yang disampaikan oleh A, karena memiliki persepsi budaya yang mirip dengan A. Namun pesan yang diterima oleh C akan sangat berbeda, sebab dipengaruhi budaya yang sangat berbeda pula. Contohnya komunikasi mengenai eksistensi Tuhan yang dilakukan oleh individu yang beragama Kristen (budaya A) dengan individu yang beragama Islam (budaya B). Keduanya akan sepakat bahwa Tuhan itu memang ada. Berbeda jika komunikasi mengenai eksistensi Tuhan dilakukan oleh individu beragama tersebut (budaya A) dengan seorang atheis (budaya C). Maka komunikasi tidak akan efektif, sebab terdapat persepsi yang sangat berbeda mengenai keberadaan Tuhan, budaya A mengakui adanya Tuhan, namun budaya C tidak mengakui adanya Tuhan.

 2. Model Komunikasi Antar Budaya Menurut William B. Gudykunst dan Young Yun Kim Model komunikasi antar budaya menurut William B.Gudykunst dan Young Yun Kim merupakan komunikasi yang dilakukan oleh orang-orang yang berasal dari budaya yang berlainan, atau orang asing. Dalam model ini, masing-masing individu berperan sebagai pengirim sekaligus juga penerima pesan. Dengan begitu, pesan yang disampaikan seseorang merupakan umpan balik untuk lawan bicaranya. Terjadi penyandian serta penyandian balik pesan. Gudykunst dan Kim menyatakan bahwa penyandian dan penyandian balik pesan tersebut merupakan sebuah proses interaktif. Proses tersebut dipengaruhi oleh filter konseptual seperti budaya, sosiobudaya, psikobudaya, dan faktor lingkungan. Persepsi seseorang atas lingkungannya mempengaruhi cara seseorang dalam menafsirkan rangsangan serta memprediksi prilaku orang lain.

3. Model Dimensi Waktu Dalam Komunikasi Antarbudaya Menurut Tom Bruneau Menurut model ini waktu merupakan variable penting yang mendasari semua situasi komunikasi. Waktu menentukan hubungan, pola hidup antar manusia, dan pola hidup manusia tersebut dipengaruhi oleh budayanya. Dimensi waktu meliputi perbedaan konsepsi waktu dan tempo khusus dari tiap kelompok budaya (perilaku temporal).

 

 

DAFTAR PUSTAKA

www.kompasiana.com/model-komunikasi-antar-budaya. diakses pada pukul 9.45

//pakarkomunikasi.com/komunikasi-lintas-budaya.diaksesd padea pukul 9.55

www.kompasiana.com/putriunifa/proses-komunikasi-antarbudaya. diaksesd pada pukul 10.10

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Review Pertemuan 1-11 Mata Kuliah Komunikasi Lintas Budaya

 Citra Mutiara Devi ( E1/ B05219012 ) Pertemuan 1 ( 30-09-2020 ) Pada pertemuan pertama pada mata kuliah Komunikasi Lintas Budaya, pak Ama...