Proses Komunikasi Lintas Budaya
Komunikasi tidak bisa di
pandang sekedar sebagai sebuah kegiatan yang menghubungkan manusia saja dalam
keadaan pasif, tetapi komunikasi harus di pandang sebagai proses yang menghubungkan
manusia melalui sekumpulan tindakan yang terus menerus di perbeharui.Komunikasi
itu dinamik,selalu berlangsung ataupun sering berubah-ubah.Itulah salah satu
karakteristik komunikasi. Titik berat komunikasi lintas budaya adalah proses
komunikasi yang terjadi dalam berbagai macam budaya yang berbeda. Komunikasi
lintas budaya merupakan pintu gerbang agar dapat memahami komunikasi antar
budaya atau intercultural communication.
Teori
Komunikasi Lintas Budaya
a. Face Negotiation Theory
b. Expectancy Violations Theory
Expectancy Violations Theory
c. Teori Akomodasi Komunikasi
d. Conversational constraints
theory
e. Anxiety/Uncertainty
Management Theory
Model Komunikasi
a. One way Process Communication, yaitu suatu proses
komunikasi yang berlangsung satu arah, tiadanya timbal balikatau umpan balik
seketika terjadinya komunikasi. Komunikasi ini banyak terjadi dalam komunikasi
massa.
b. Two way Process Communication, dalam proses ini antara
komunikator dan komunikan terjadi saling merumuskan dan saling menerima pesan.
Komunikasi ini sering terjadi dalam komunikasi tatap muka dan komunikasi antar
persona.
Model komunikasi antar budaya menurut para ahli sebagai berikut
:
1. Model Komunikasi Antarbudaya
Menurut Porter & Larry A. Samovar Budaya mempengaruhi prilaku komunikasi
individu, budaya yang berbeda akan menghasilkan pengaruh serta sifat komunikasi
yang berbeda pula. Ketika seorang individu berkomunikasi dengan individu lain
yang memiliki kebudayaan berbeda maka makna pesan yang disampaikan komunikator
akan berubah mengikuti persepsi budaya komunikan. Misalkan individu dengan
budaya A menyampaikan pesan kepada individu dengan budaya B dan budaya C,
dimana budaya A dengan budaya B memilki lebih banyak kemiripan sedangkan budaya
C memiliki perbedaan yang cukup besar dibanding budaya A. Maka pesan yang
diterima B hanya akan sedikit berubah, cukup mendekati pesan asli yang
disampaikan oleh A, karena memiliki persepsi budaya yang mirip dengan A. Namun
pesan yang diterima oleh C akan sangat berbeda, sebab dipengaruhi budaya yang
sangat berbeda pula. Contohnya komunikasi mengenai eksistensi Tuhan yang
dilakukan oleh individu yang beragama Kristen (budaya A) dengan individu yang
beragama Islam (budaya B). Keduanya akan sepakat bahwa Tuhan itu memang ada.
Berbeda jika komunikasi mengenai eksistensi Tuhan dilakukan oleh individu
beragama tersebut (budaya A) dengan seorang atheis (budaya C). Maka komunikasi
tidak akan efektif, sebab terdapat persepsi yang sangat berbeda mengenai
keberadaan Tuhan, budaya A mengakui adanya Tuhan, namun budaya C tidak mengakui
adanya Tuhan.
2. Model Komunikasi Antar Budaya Menurut
William B. Gudykunst dan Young Yun Kim Model komunikasi antar budaya menurut
William B.Gudykunst dan Young Yun Kim merupakan komunikasi yang dilakukan oleh
orang-orang yang berasal dari budaya yang berlainan, atau orang asing. Dalam
model ini, masing-masing individu berperan sebagai pengirim sekaligus juga
penerima pesan. Dengan begitu, pesan yang disampaikan seseorang merupakan umpan
balik untuk lawan bicaranya. Terjadi penyandian serta penyandian balik pesan.
Gudykunst dan Kim menyatakan bahwa penyandian dan penyandian balik pesan
tersebut merupakan sebuah proses interaktif. Proses tersebut dipengaruhi oleh
filter konseptual seperti budaya, sosiobudaya, psikobudaya, dan faktor
lingkungan. Persepsi seseorang atas lingkungannya mempengaruhi cara seseorang
dalam menafsirkan rangsangan serta memprediksi prilaku orang lain.
3. Model Dimensi Waktu Dalam
Komunikasi Antarbudaya Menurut Tom Bruneau Menurut model ini waktu merupakan
variable penting yang mendasari semua situasi komunikasi. Waktu menentukan
hubungan, pola hidup antar manusia, dan pola hidup manusia tersebut dipengaruhi
oleh budayanya. Dimensi waktu meliputi perbedaan konsepsi waktu dan tempo khusus
dari tiap kelompok budaya (perilaku temporal).
DAFTAR PUSTAKA
www.kompasiana.com/model-komunikasi-antar-budaya. diakses pada pukul 9.45
//pakarkomunikasi.com/komunikasi-lintas-budaya.diaksesd
padea pukul 9.55
www.kompasiana.com/putriunifa/proses-komunikasi-antarbudaya.
diaksesd pada pukul 10.10
Tidak ada komentar:
Posting Komentar